Beberapa Tempat Horor Di Indonesia Dengan Cerita Dibaliknya

Orang Indonesia selalu tertarik dengan hal yang horor. Dimana itu selalu menarik dan membuat penasaran. Dan lucunya walaupun orang merasa takut, mereka tetap penasaran, dan ingin mencari tahu. Walaupun hati nya pun dag dig dug. Tapi itulah manusia. Suka mencobai sesuatu. Orangnya penasaran. Suka mencari tahu. Sehingga mereka akan mencari tahu meskipun tahu itu berisiko. Dan itu adalah fakta lucu dari manusia.

Beberapa Tempat Horor Di Indonesia Dengan Cerita Dibaliknya

Dan berbicara soal horor, di Indonesia sendiri memiliki banyak sekali hal mistis, dan tempat horor yang sangat terkenal. Tidak hanya terkenal di Indonesia, tapi juga di dunia. Dan bahkan banyak orang luar, yang datang ke Indonesia hanya untuk mencoba wisata mistisnya. Untuk datang berkunjung pada beberapa tempat horor yang terkenal di Indonesia. Dan di Indonesia sendiri memiliki banyak tempat horor, dan ada beberapa tempat bahkan sempat dibuatkan film horor. Misalnya saja ada jembatan ancol. Dimana disana mulai terkenal akan kejadian mistis, karena ada perempuan yang diperkosa dan dibuang di jembatan ancol. Sehingga terkenal arwahnya sering mengganggu orang-orang sekitar sana, misalnya para pedagang.

Dan ada juga lawang sewu yang berada di kota Semarang. Dimana itu pernah beberapa kali dijadikan tempat untuk syuting film, dan menjadi tempat untuk uji nyali. Dan banyak orang yang mengalami langsung beberapa kejadian aneh saat berada di sana. Dan di lawang sewu terkenal juga dengan bangungan 1000 pintu. Karena jendelalnya yang besar-besar seperti pintu, dan ada banyak sekali, sehingga dikatakan bangunan 1000 pintu. Dan itu disana menjadi terkenal, karena disana dulu menjadi tempat penjara. Yang berada di ruang bawah tanah. Disana merupakan tempat tahanan.

Dan saat jepang menjajah Indonesia, Akhirnya terjadi kerusuhan dan terjadi banyak kasus pembunuhan, dan katanya, dulu saat tentara jepang datang dan masuk di lawang sewu. Di sana ada seorang perempuan, putri dari salah satu petinggi dari tentara Belanda. Dan dia sangat cantik, para tentara itu mencarinya untuk dibunuh. Karena pada saat itu, semua orang belanda di bunuh di tempat. Dan akhirnya mereka menemukan si anak perempuan tersebut, dan mereka memperkosanya bergantian, dan barulah di bunuh.

Published
Categorised as history

Peninggalan-peninggalan Belanda yang Ada di Indonesia

Indonesia dijajah oleh Belanda selama 350 tahun. Dengan waktu yang sangat lama ini tentunya hal ini memungkinkan Belanda untuk membangun benteng-benteng atau tempat-tempat untuk mereka tinggali. Di Indonesia sendiri terdapat lebih dari puluhan bahkan ratusan tempat-tempat peninggalan Belanda yang tersebar di wilayah-wilayah Negara Indonesia. Peninggalan-peninggalan Belanda ini memiliki bentuk dan arsitektur yang menawan. Tak heran banyak tempat peninggalan Belanda ini dijadikan sebagai tempat wisata. Lalu apa saja peninggalan-peninggalan dari negara kincir angin ini? Mari kita simak penjelasan berikut ini:

1. Lawang Sewu Dari Semarang

Lawang Sewu merupakan tempat peninggalan Belanda yang paling terkenal di Indonesia. Tempat ini terkenal akan kisah horornya karena konon katanya tempat ini masuk kedalam tempat terangker di Indonesia. Laang Sewu adalah landmark dari daerah Semarang. Tempat dengan era kolonial ini dulunya adalah kantor Perusahaa Kereta Api Hindia Belanda.

2. Museum Fatahillah Dari Jakarta

Bangunan peninggalan Belanda berikutnya adalah Museum Fatahillah. Gedung ini dibangun pada tahun 1707 – 1712 dan dulunya tempat ini digunakan sebagai balai kota Batavia.

3. Gereja Katedral Dari Jakarta

Gedung ini dibangun dengan gaya neo-gotik dari eropa dan dibuka pada tahun 1901. Di dalam gereja ini terdapat museum tentang sejarah penyebaran agama khatolik di Jakarta dan juga perpustakaan. Gereja ini masuk kedalam salah satu cagar budaya di Jakarta, oleh karena itu warisan ini patut untuk kita jaga dan lestatikan.

4. Gereja Blenduk Dari Semarang

Tempat ibadah untuk umat kristen ini merupakan gereja tertua yang ada di Jawa Tengah. Gereja ini dibangun pada 1753 oleh masyarakat Belanda. Sebelum dinamai dengan nama yang sekarang, dulunya gereja ini diberi nama Gereja GPIB Immanuel.

5. Gedung Negara Grahadi Dari Surabaya

Gedung ini dulunya digunakan untuk tempat peristirahatan para pejabat atau dalam waktu tertentu tempat itu digunakan sebagai tempat pertemuan dan juga pesta.

6. Villa Isola Dari Bandung

Villa ini dulunya dimiliki oleh seorang hartawan Belanda, Dominique Willem Berretty. Tempat ini dibangun pada tahun 1933 dan fungsinya berganti-ganti dari masa ke masa. Dulunya Villa ini merupakan hunian mewah lalu diganti alihkan menjadi Hotel Savoy Homann. Dan dimasa sekarang ini tempat ini dijadikan sebagai Gedung IKIP atau yang sekarang kita kenal sebagai Gedung UPI.

Itulah beberapa tempat peninggalan Belanda yang tersebar di Indonesia. Tempat ini adalah tempat bersejarah yang patuh kita jaga dan lestarikan. Agar kelak anak cucu kita bisa mempelajarinya dimasa yang akan datang.